Minyak: Alasan Utama Intervensi AS di Venezuela
https://parstoday.ir/id/news/world-i183588-minyak_alasan_utama_intervensi_as_di_venezuela
Pars Today – Pidato terang-terangan presiden AS setelah penculikan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menunjukkan bahwa poros utama intervensi Amerika di Venezuela bukan demokrasi, tapi kontrol sumber daya minyak negara ini.
(last modified 2026-01-04T11:58:32+00:00 )
Jan 04, 2026 18:56 Asia/Jakarta
  • Minyak: Alasan Utama Intervensi AS di Venezuela

Pars Today – Pidato terang-terangan presiden AS setelah penculikan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menunjukkan bahwa poros utama intervensi Amerika di Venezuela bukan demokrasi, tapi kontrol sumber daya minyak negara ini.

Penangkapan Presiden Venezuela dan pernyataan terbuka Presiden Amerika Serikat memperlihatkan bahwa intervensi Washington di Venezuela tidak semata-mata bersifat keamanan atau diplomatik, melainkan berpusat pada tujuan ekonomi. Menurut laporan Pars Today, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, secara eksplisit menyatakan bahwa negara itu bertindak demi minyak, dan pengelolaan Venezuela akan tetap berada di bawah pengawasan Washington hingga kondisi “sesuai” tercapai.

 

Ucapan Presiden Amerika Serikat menunjukkan bahwa tolok ukur legitimasi bukan lagi suara rakyat, melainkan kesesuaian dengan kepentingan ekonomi Amerika. Perusahaan-perusahaan minyak Amerika direncanakan akan membangun kembali infrastruktur yang rusak dan mengekstraksi sumber energi negara tersebut. Biaya operasi akan ditutupi dari pendapatan minyak, dan hasil nyata dari langkah ini adalah pengalihan kendali sumber daya alam ke perusahaan asing.

 

Peristiwa ini merupakan contoh dari pola berulang kebijakan Amerika Serikat di Amerika Latin; negara-negara yang memiliki sumber daya alam melimpah dan bertindak secara independen menjadi sasaran tekanan, sanksi, atau intervensi. Pemerintahan Chávez dan Maduro berusaha menggunakan pendapatan minyak untuk program-program sosial, namun kini Washington secara terbuka menyatakan bahwa sumber daya negara harus berada di bawah kendali perusahaan-perusahaan Amerika.

 

Pesan dari tindakan ini melampaui batas-batas Venezuela; setiap negara yang memiliki sumber daya strategis dan menjalankan kebijakan independen akan berada dalam risiko tekanan atau intervensi. Intervensi militer Amerika di Venezuela menunjukkan bahwa dalam sistem internasional saat ini, sumber daya alam bukan lagi sarana pembangunan, melainkan faktor ketidakamanan, dan logika ekonomi secara jelas telah menutupi slogan-slogan demokratis. (MF)