Koran Inggris: Eropa Mempertimbangkan NATO Tanpa Amerika
https://parstoday.ir/id/news/world-i184314-koran_inggris_eropa_mempertimbangkan_nato_tanpa_amerika
Pars Today - Sebuah surat kabar Inggris melaporkan pertimbangan untuk melanjutkan aktivitas aliansi militer NATO tanpa partisipasi Amerika.
(last modified 2026-01-19T06:16:06+00:00 )
Jan 19, 2026 13:15 Asia/Jakarta
  • Para pemimpin NATO
    Para pemimpin NATO

Pars Today - Sebuah surat kabar Inggris melaporkan pertimbangan untuk melanjutkan aktivitas aliansi militer NATO tanpa partisipasi Amerika.

Menurut harian Inggris The Observer, sejak kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih, pemerintah Eropa, meskipun menghadapi tekanan politik, penghinaan verbal, dan pengenaan tarif ekonomi, telah mencoba untuk mempertahankan aliansi transatlantik dengan menghindari kritik dan mengadopsi pendekatan yang hati-hati. Namun, perkembangan dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan bahwa upaya ini belum membuahkan hasil.

Catatan Observer menyatakan, "Posisi Washington dalam dokumen Strategi Keamanan Nasional AS yang baru, di mana Eropa digambarkan sebagai "peradaban yang sedang menurun" karena mendukung gerakan sayap kanan, bersama dengan pernyataan Trump baru-baru ini tentang perlunya mengakuisisi dan mencaplok Greenland ke Amerika Serikat, telah membunyikan alarm bagi para pemimpin Eropa.

Trump telah mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih kendali pulau Greenland yang otonom dan dikuasai Denmark "apakah orang Eropa menyukainya atau tidak".

Pemberlakuan tarif 10 persen terhadap Inggris dan tujuh negara Eropa lainnya karena penentangan mereka terhadap sikap Washington juga merupakan titik balik yang menunjukkan bahwa hubungan persahabatan dengan pemerintahan Trump tidak dapat lagi dipertahankan dan para pemimpin Eropa harus secara terbuka menerima kenyataan ini.

Menurut laporan ini, Eropa telah mempersiapkan diri untuk dunia di mana Amerika Serikat tidak lagi berperan sebagai penjamin utama keamanan benua ini. Namun, sekarang, diskusi tentang kelanjutan aktivitas NATO tanpa Amerika Serikat menjadi agenda serius.

Komisaris Pertahanan Uni Eropa Andrius Kubilius menekankan bahwa pendudukan Greenland akan berarti akhir praktis NATO, dan telah menyerukan studi tentang penggantian sekitar 100.000 pasukan militer Amerika yang ditempatkan di Eropa.

Dalam konteks ini, Fabrice Poitier, mantan Direktur Perencanaan Politik NATO menyatakan, "Eropa dipaksa untuk memikirkan NATO tanpa Amerika dan menciptakan mekanisme pertahanan independen yang, meskipun tidak pada tingkat yang sama dengan kemampuan Washington, setidaknya dapat menjamin keamanan dasar benua ini."(sl)