Akankah Tensi Politik di Washington Memicu Penutupan Pemerintahan AS Lagi?
-
Kemungkinan penutupan pemerrintah AS
Pars Today - Senat AS telah membawa pemerintah federal ke ambang penutupan lagi, dengan meningkatnya ketegangan politik dan penentangan Demokrat terhadap anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri.
Dengan pengumuman penentangan Demokrat Senat AS terhadap anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri, analis politik memperkirakan bahwa pemerintah federal dapat berada di ambang penutupan lagi. Kekhawatiran ini meningkat setelah media Amerika Politico melaporkan bahwa pembunuhan seorang warga berusia 37 tahun di Minneapolis oleh agen federal telah memperburuk suasana politik dan menghadirkan tantangan serius bagi proses persetujuan anggaran.
Pemimpin Demokrat Senat Chuck Schumer mengumumkan pada Sabtu (24/01) malam bahwa Partai Demokrat tidak akan mendukung kemajuan paket enam RUU yang dijadwalkan untuk ditinjau minggu depan sampai anggaran yang diusulkan mencakup anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri. Partai Republik membutuhkan dukungan Demokrat untuk mengatasi ambang batas 60 suara di Senat, dan penentangan baru-baru ini dapat menghalangi jalan menuju persetujuan anggaran.
Kongres telah menyetujui anggaran tahunan penuh untuk beberapa departemen, termasuk Pertanian, Perdagangan, Luar Negeri, dan Kehakiman, tetapi anggaran untuk lembaga-lembaga penting seperti Departemen Pertahanan masih belum diputuskan. Pendanaan sementara untuk lembaga-lembaga ini, yang mencakup lebih dari 75 persen pengeluaran diskresioner pemerintah federal, berakhir pada tengah malam Jumat, dan sebagian pemerintah dapat ditutup jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Seorang ajudan Demokrat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan para senator Demokrat akan mengadakan konferensi telepon pada Minggu malam untuk membahas langkah selanjutnya. Menurutnya, badai hebat baru-baru ini di Amerika Serikat telah mengganggu sidang Senat dan membuat keputusan anggaran menjadi lebih sulit. Pertemuan itu dijadwalkan untuk membahas bagaimana mengelola rancangan undang-undang anggaran yang harus disahkan pada 30 Januari.
Setelah penembakan baru-baru ini di Minneapolis, beberapa senator Demokrat yang sebelumnya berjanji untuk bekerja sama telah meningkatkan penentangan mereka terhadap anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri. Rancangan undang-undang anggaran tersebut secara khusus menyebut Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Patroli Perbatasan sebagai entitas yang terlibat dalam operasi di Minnesota.
Sementara itu, protes jalanan terus berlanjut di Minneapolis. Para pengunjuk rasa telah berbaris sejak Sabtu pagi sambil meneriakkan slogan-slogan menentang Badan Migrasi dan Bea Cukai AS (ICE). Protes semakin intensif setelah seorang pria berusia 37 tahun tewas dibunuh oleh petugas federal. Departemen Pertahanan AS juga telah mengumumkan rencana untuk mengerahkan 1.500 personel militer untuk mengendalikan situasi di kota itu.
Perlu dicatat bahwa pemerintah federal AS mengalami penutupan (shutdown) pada 1 Oktober 2025, karena kegagalan untuk mengesahkan anggaran untuk tahun fiskal 2026. Penutupan yang berlangsung selama 43 hari, menjadikannya yang terpanjang dalam sejarah AS.(sl)