Analis AS: Sifat Politik Pemimpin Iran Tak akan Menyerah
-
Warga Iran mendukung Republik Islam Iran
Pars Today - Seorang analis Amerika mengakui bahwa menyerah pada Washington tidak sesuai dengan sifat politik para pemimpin Iran.
Sementara Donald Trump, Presiden Amerika Serikat terus berbicara tentang “menyerah tanpa syarat” Iran dan bahkan mengklaim bahwa dia harus memiliki peran dalam memilih pemimpin Iran berikutnya, para ahli percaya bahwa upaya Amerika untuk menentukan hasil politik di dalam Iran adalah sia-sia.
Dilaporkan oleh Pars Today mengutip Mehr, Holly Dagres, peneliti dari Institut Washington, menekankan bahwa menyerah pada Amerika tidak sesuai dengan sifat politik para pemimpin Iran.
Menurut Dagres, para pemimpin Republik Islam secara ideologis mendefinisikan diri mereka sendiri dalam oposisi terhadap Amerika, dan menyerah pada Washington tidak sesuai dengan sifat politik mereka.
Sementara itu, surat kabar Washington Post melaporkan bahwa penilaian rahasia Badan Intelijen Nasional Amerika Serikat telah menyimpulkan bahwa bahkan serangan militer skala luas oleh Amerika pun kecil kemungkinannya untuk menghancurkan struktur kekuasaan Republik Islam.
Susan Maloni, peneliti dari Institut Brookings, juga mengatakan bahwa penilaian ini menunjukkan bahwa lembaga-lembaga pemerintahan Iran telah dibentuk selama beberapa dekade untuk dapat bertahan dari krisis semacam itu.(sl)