Jepang: Pasukan Militer Tak akan Dikirim ke Selat Hormuz
-
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi
Pars Today – Perdana Menteri Jepang di sidang parlemen negaranya secara transparan menyatakan bahwa Tokyo tidak punya program untuk mengirim pasukan militer untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz.
Menurut laporan Pars Today, Sanae Takaichi dalam menjawab pertanyaan anggota Parlemen Jepang, menolak berbagai laporan terkait kemungkinan partisipasi Jepang dalam operasi militer-teknis di Selat Hormuz. Ia menambahkan, “Sekalipun ada laporan mengkhawatirkan bahwa Iran mulai menyebar ranjau di Selat Hormuz, Jepang mencari solusi diplomatik dan sipil untuk menjamin keamanan energi.”
Setelah serangan brutal Amerika dan Israel terhadap Iran, Republik Islam Iran menutup Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran penting dunia.
Warga Jepang Tolak Agresi AS-Israel terhadap Iran
Hasil survei terbaru yang dilakukan oleh kantor berita Jepang “JiJi Press” menunjukkan bahwa lebih dari 75% warga negara tersebut menentang agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.
Para pakar hukum internasional menekankan bahwa agresi militer Amerika dan Israel terhadap Iran melanggar hukum internasional.(sl)