Walikota NY: Menghentikan Perang Keharusan Finansial dan Moral
https://parstoday.ir/id/news/world-i188164-walikota_ny_menghentikan_perang_keharusan_finansial_dan_moral
Pars Today - Walikota New York menyatakan bahwa menghentikan perang Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran adalah suatu keharusan.
(last modified 2026-04-01T08:15:50+00:00 )
Apr 01, 2026 15:13 Asia/Jakarta
  • Zohran Mamdani, Walikota New York
    Zohran Mamdani, Walikota New York

Pars Today - Walikota New York menyatakan bahwa menghentikan perang Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran adalah suatu keharusan.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, Zohran Mamdani, Walikota New York menekankan bahwa perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran harus dihentikan.

Mamdani mengatakan, “Ini adalah perang yang harus ditentang karena berbagai alasan, bukan hanya alasan prosedural, tetapi juga alasan moral dan politik. Menentangnya juga merupakan kebutuhan finansial, karena sumber daya untuk perang ini dapat digunakan untuk meningkatkan kehidupan kelas pekerja Amerika.”

Ia menambahkan, “Perang ini sejauh ini telah menelan biaya lebih dari 23 miliar dolar, dan sumber daya ini dapat dialokasikan untuk investasi dalam layanan kesehatan, pendidikan, pengurangan utang mahasiswa, atau mengatasi krisis biaya hidup.”

Sebagai bagian dari kritik terhadap perang terhadap Iran, Profesor John Mearsheimer, ilmuwan politik terkemuka dari Universitas Chicago, juga menegaskan bahwa jika Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dan Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, diadili di pengadilan, mereka akan dihukum mati karena kejahatannya.

Mearsheimer, dengan menyatakan bahwa serangan terhadap Iran dalam perang baru-baru ini dan juga dalam Perang 12 Hari dilakukan tanpa alasan, menegaskan, “Israel dan Amerika Serikat di seluruh dunia berusaha untuk membunuh para pemimpin negara.”

Sementara itu, Steve Anderson, seorang jenderal pensiunan Militer Amerika Serikat mengatakan, “Trump dan penasihatnya berada di tengah bencana geopolitik terbesar dalam sejarah negara kita. Mereka telah sepenuhnya salah mengelola perang ini. Ini adalah situasi ‘bunuh atau dibunuh’.”(sl)