AS Akui Rudal-rudal S-300 Iran, Defensif
-
rudal S-300
Juru Bicara Gedung Putih mengakui bahwa rudal-rudal S-300 Iran yang dibeli dari Rusia, untuk tujuan defensif.
Josh Earnest, Jubir Gedung Putih, Selasa (30/8) dalam jumpa pers bersama dengan Ben Rhodes, Deputi Penasihat Keamanan Nasional Amerika mengatakan, sistem rudal S-300 yang dibeli Iran dari Rusia, meski tidak mendapat persetujuan Amerika, namun berdimensi pertahanan.
Ben Rhodes, Deputi Penasihat Keamanan Nasional Amerika dalam jumpa pers itu menuturkan, penempatan sistem rudal S-300 di Iran tidak melanggar resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB.
Kontrak senilai 800 juta dolar antara Moskow dan Tehran terkait pembelian rudal-rudal S-300 ditandatangani pada tahun 2007.
Realisasi kontrak tersebut ditangguhkan setelah Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi atas Iran di pertengahan tahun 2010.
Pasca kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1, dan komitmen Barat untuk mencabut sanksi-sanksi ekonomi terhadap Iran, Vladimir Putin, Presiden Rusia pada April 2016, mencabut pelarangan pengiriman sistem rudal S-300 ke Iran.
Sistem rudal S-300 digunakan untuk melindungi kompleks-kompleks industri, instansi-instansi pemerintah, pangkalan-pangkalan militer dan markas komando Iran dari serangan-serangan udara dan antariksa musuh. (HS)