Rusia Prihatin dengan Uji Coba Nuklir Kelima Korut
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan keprihatinan setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir kelima pada hari Jumat (9/9/2016).
Lavrov, seperti dikutip kantor berita Reuters, mengatakan sebuah pesan yang sangat kuat harus dikirim ke Pyongyang untuk pelaksanaan resolusi Dewan Keamanan PBB.
"Saya sangat prihatin dan resolusi Dewan Keamanan harus dilaksanakan. Kami harus mengirimkan sebuah pesan yang sangat kuat," tegas Lavrov.
Korea Utara melakukan uji coba nuklir kelima dan terbesar pada hari Jumat dan mengatakan bahwa pihaknya sudah menguasai kemampuan untuk memasang hulu ledak pada rudal balistik.
Presiden Perancis Francois Hollande dalam sebuah pernyataan, juga mengecam keras uji coba nuklir kelima Korea Utara dan meminta Dewan Keamanan untuk menindak pelanggaran terhadap resolusi PBB.
Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Yukiya Amano juga mengecam uji coba itu dan mengatakan, "Saya mendesak Korea Utara untuk sepenuhnya melaksanakan semua resolusi Dewan Keamanan PBB dan IAEA." (RM)