Rusia: Gencatan Senjata, Peluang Akhiri Perang Suriah
-
Alexander Zasypkin
Duta Besar Rusia untuk Lebanon menilai pemberlakuan gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah sebagai peluang untuk mewujudkan perdamaian dan mengakhiri krisis di negara itu.
Alexander Zasypkin, Dubes Rusia di Beirut, Sabtu (31/12) dalam wawancara dengan Fars News mengatakan, kawasan Timur Tengah sedang melalui fase sensitif sejarahnya dan upaya-upaya serius untuk menemukan solusi krisis Suriah tengah dilakukan.
Dubes Rusia untuk Lebanon menegaskan, pembebasan Aleppo di Utara Suriah telah membuka peluang terwujudnya kesepakatan di arena politik Suriah dan ini adalah untuk pertama kalinya sejak awal krisis negara itu, sebuah gencatan senjata menyeluruh diberlakukan, karenanya langkah tersebut harus dianggap bisa memuluskan jalan untuk menciptakan perdamaian di Suriah.
Zasypkin menambahkan, saat ini yang terpenting adalah komitmen semua pihak atas gencatan senjata dengan bergabung dengan itu dan tidak melanggarnya. Dalam tahap berikutnya kita harus memusatkan diri pada upaya menghidupkan proses politik, yang jika itu dimulai maka fondasi yang sudah disepakati dapat diperkokoh.
Ia menerangkan, pemberlakuan gencatan senjata di Suriah dan perencanaan-perencanaan koordinatif dapat membawa pandangan positif pada upaya mengakhiri krisis di Suriah.
Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Suriah mengumumkan, mulai hari Jumat (30/12) dini hari, gencatan senjata menyeluruh di seluruh wilayah Suriah diberlakukan.
Gencatan senjata ini diberlakukan pasca kekalahan kelompok-kelompok teroris di Aleppo dan pembebasan kota itu dari tangan teroris. (HS)