Israel Ingin Seret AS Masuki Perang Suriah
Seorang mantan perwira militer Amerika Serikat menguak upaya rezim Zionis Israel menyeret Washington di perang Suriah.
Press TV melaporkan, Scott Bennett, mantan perwira militer Amerika mengatakan, rezim Zionis Israel, khususnya Zionis ekstrim, berusaha menciptakan kondisi sehingga Donald Trump, presiden terpilih Amerika ketika secara resmi memasuki Gedung Putih akan terpaksa mengintervensi Suriah.
Mantan perwira militer Amerika ini menjelaskan, Israel tidak menghendaki perdamaian dan stabilitas di kawasan, namun cenderung mendukung kerusuhan, pertumpahan darah dan pembantaian.
Rezim Zionis Israel senantiasa memberikan dukungan finansial dan persenjataan kepada kelompok teroris di Suriah.
Avichay Adraee, juru bicara militer Israel mengatakan, dokter Israel mengobati lebih dari seribu anasir bersenjata yang terluka di Suriah di rumah sakit rezim ini.
Suriah sejak tahun 2011 hingga kini terlibat perang melawan kelompok teroris asing dukungan Israel dan sejumlah negara Arab di kawasan dan Barat. (MF)