Militer Mesir Perpanjang Misi Serangan di Yaman
Kantor Kepresidenan Mesir dalam sebuah pernyataan mengatakan, Dewan Pertahanan Nasional Mesir pada Ahad (22/1/2017) memperpanjang partisipasi militer pasukan negara itu dalam serangan ke Yaman.
"Dewan Pertahanan Nasional Mesir dalam satu pertemuan menyetujui perpanjangan partisipasi Angkatan Bersenjata Mesir dalam operasi tempur di luar perbatasan negara ini untuk mempertahankan keamanan nasional Mesir dan negara-negara Arab di wilayah Teluk Persia, Laut Merah dan Bab al-Mandeb," kata statemen tersebut seperti dilansir Press TV.
Tidak jelas sampai kapan militer Mesir akan terlibat dalam agresi ke Yaman. Hubungan antara Mesir dan Arab Saudi juga sedang memburuk karena perbedaan sikap mereka terkait krisis di Suriah.
Rezim Saudi melancarkan serangan ke Yaman sejak Maret 2015 dengan dukungan Amerika Serikat untuk mengembalikan Abd-Rabbu Mansour Hadi ke tampuk ke kekuasaan di Sana'a.
Serangan itu sejauh ini telah menewaskan dan melukai ribuan rakyat Yaman, di mana kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. Yaman saat ini menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan secara akut dan menyebabkan munculnya berbagai jenis penyakit. (RM)