Presiden Turki Terima Penghargaan Tertinggi Raja Bahrain
-
Presiden Turki dan Raja Bahrain
Presiden Turki, Minggu (12/2) malam tiba di Manama dan bertemu dengan Raja Bahrain di tengah berlanjutnya aksi penumpasan revolusi rakyat negara itu oleh rezim Al Khalifa.
IRNA (13/2) melaporkan, dalam pertemuan Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki dangan Raja Bahrain, ditandatangani empat perjanjian kerja sama militer dan ekonomi dua negara. Selain itu, Erdogan juga menerima penghargaan tertinggi "Syeikh Isa bin Salman Al Khalifa", dari Raja Bahrain.
Ketika menerima penghargaan tersebut, tanpa memperhatikan tuntutan rakyat Bahrain, Presiden Turki mengatakan, Turki di masa-masa sulit dan gembira, selalu berada di samping Al Khalifa.
Raja Bahrain dalam pertemuan itu memuji Erdogan dan menuturkan, Ankara banyak melakukan upaya untuk memberikan pelayanan kepada Dunia Islam.
Pujian Raja Bahrain kepada Turki itu terlontar padahal Ankara belum lama ini, baru saja memulihkan kembali hubungannya dengan rezim Zionis Israel, musuh utama rakyat Palestina dan Dunia Islam.
Rezim Al Khalifa juga beberapa waktu lalu menerima kunjungan delegasi Israel yang memicu gelombang protes rakyat Bahrain.
Lawatan Erdogan ke Bahrain dilakukan di tengah berlanjutnya penumpasan demonstrasi damai rakyat negara itu yang dimulai sejak 14 Februari 2011 oleh rezim Al Khalifa.
Rakyat Bahrain menuntut reformasi politik, kebebasan berpendapat, keadilan, dihapusnya diskriminasi dan perekrutan personil militer terpilih negara itu, namun rezim Al Khalifa selalu menjawab tuntutan rakyat itu dengan penumpasan. (HS)