Rusia Sebut Serangan AS ke Suriah Untungkan Teroris
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan tindakan militer Amerika Serikat di Suriah menguntungkan para teroris.
Dalam pembicaraan dengan Rex Tillerson, timpalannya dari AS pada Sabtu (8/4/2017), Lavrov menegaskan, tudingan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah, tidak tepat dan belum ada dokumen yang membuktikan hal itu. Demikian dilaporkan televisi Russia Today.
Menurutnya, kasus serangan kimia di distrik Khan Shaykhun, Provinsi Idlib harus diselediki secara menyeluruh dan independen.
Sementara itu, menlu Rusia dalam percakapan telepon dengan Sigmar Gabriel, mitranya dari Jerman, juga menyebut tudingan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah, tidak berdasar.
Berdasarkan resolusi 2118 Dewan Keamanan PBB, Suriah telah menyerahkan bahan-bahan kimianya kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dan membangun kerjasama konstruktif dengan lembaga tersebut. (RM)