Duterte: Korban Pertama Perang AS-Korut, Asia Tenggara
-
Rodrigo Duterte
Presiden Filipina memperingatkan dampak-dampak langkah provokatif Amerika Serikat dan Korea Utara di Semenanjung Korea dan mengatakan, kedua pihak tidak boleh membahayakan keamanan dan stabilitas kawasan dengan langkah-langkah tidak terukurnya.
IRIB (29/4) melaporkan, Rodrigo Duterte, Presiden Filipina, Sabtu (29/4) dalam KTT ASEAN di Manila menuturkan, negara-negara kawasan sangat mengkhawatirkan pergerakan militer Korea Utara dan Amerika di kawasan, dan mereka percaya salah perhitungan dari salah satu pihak akan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi kawasan dan dunia.
Presiden Filipina menambahkan, negara-negara pemilik senjata nuklir harus menahan diri dan menghindari langkah-langkah yang bisa menyulut ketegangan.
Menurut Duterte, jika sampai salah perhitungan dalam meluncurkan rudal, hulu ledak nuklir atau bom biasa, dan terjadi ledakan, maka bencana pasti muncul. Jika sampai begini, korban pertama adalah Asia Tenggara dan seluruh negara anggota ASEAN.
Korea Utara berulang kali menegaskan, selama Amerika dan sekutu-sekutunya terus mengancam Pyongyang, maka negara itu akan melanjutkan program penguatan kemampuan militernya. (HS)