Filsafat Hari Quds Sedunia Menurut Dosen Universitas Malaysia
-
Al-Quds
Zaid Ahmad, dosen Universitas Malaysia seraya menyebut filsafat hari Quds sedunia adalah pembebasan dari despotisme juga menilai hari ini sebagai peluang terbaik untuk menyuarakan solidaritas dengan rakyat tertindas Palestina dihadapan rezim penjajah Israel.
Menurut laporan IRNA, Zaid Ahmad dosen Universitas Putra Malaysia Jumat (23/6) mengatakan, hari Quds sedunia menunjukkan pentingnya persatuan antarMuslim dan resistensi mereka melawan despotisme dan penjajah Zionis di ideolgi Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran.
Zaid menambahkan, penjajah Zionis di hari Quds Sedunia merasa terancam, karena Muslim Palestina tidak sendirian dan mereka kini (Israel) sebagai musuh utama Islam menjadi target dunia Islam.
Seraya menekankan setiap friksi di antara Muslim harus dilupakan, Zaid Ahmad menjelaskan, selama umat Muslim bersatu kekuatan arogan dunia tidak akan pernah mampu memaksakan tuntutannya kepada umat Muslim.
Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan atas prakarsa Imam Khomeini ditetapkan sebagai hari Quds sedunia sehingga umat Muslim di seluruh penjuru dunia menyatakan kebenciannya terhadap kebijakan rasis rezim Zionis.
Hari ini Jumat (23/6/2017) adalah Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan dan hari Quds Sedunia. (MF)