AS akan Pangkas Jumlah Staf Kedutaannya di Kuba
https://parstoday.ir/id/news/world-i45113-as_akan_pangkas_jumlah_staf_kedutaannya_di_kuba
Pemerintah Washington berencana menarik sejumlah besar staf dan keluarga mereka dari Kedutaan Besar AS di Kuba.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Sep 29, 2017 13:59 Asia/Jakarta
  • Hubungan AS dan Kuba kembali memanas setelah munculnya dugaan serangan sonik.
    Hubungan AS dan Kuba kembali memanas setelah munculnya dugaan serangan sonik.

Pemerintah Washington berencana menarik sejumlah besar staf dan keluarga mereka dari Kedutaan Besar AS di Kuba.

Seperti dilaporkan televisi CBS, Jumat (29/9/2017), AS hanya akan mempertahankan beberapa staf penting di negara tersebut.

Pada Selasa lalu, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Bruno Rodriguez, timpalannya dari Kuba, melakukan pertemuan untuk membahas masalah serangan misterius yang menargetkan para diplomat. Namun, kedua pihak tidak mencapai kesepakatan.

Pertemuan ini diadakan setelah Tillerson mengatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menutup kedutaan besarnya di Havana dalam menanggapi dugaan serangan sonik terhadap diplomat AS di Kuba.

Gedung Putih mengklaim bahwa beberapa pegawai kedutaan AS di Kuba mengalami gangguan fisik akibat ulah pemerintah Havana.

"Pemerintah Kuba tidak pernah melakukan dan tidak akan pernah melakukan serangan apapun terhadap para diplomat," kata pernyataan pemerintah Kuba.

"Kuba tidak pernah mengizinkan dan tidak akan mengizinkan penggunaan wilayahnya oleh pihak ketiga untuk tujuan tersebut," tegasnya. (RM)