Kelompok Pengacara Filipina Kecam Politik Anti-Narkoba Duterte
-
Presiden Filipina
Sekelompok pengacara di Filipina telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung negara tersebut dalam upaya untuk menghentikan perang 16 bulan yang dilakukan Rodrigo Duterte terhadap obat-obatan terlarang, yang dilaporkan telah menewaskan ribuan orang.
Petisi tersebut diajukan pada hari Rabu oleh Free Legal Assistance Group (FLAG) - sebuah organisasi pengacara hak asasi manusia nasional - atas nama tiga orang yang kerabatnya dibunuh oleh polisi.
Petisi itu menyerukan intervensi yudisial dalam "kampanye ilegal" pemerintah, yang menurutnya memungkinkan polisi untuk membunuh dengan leluasa serta terbebas dari prosedur hukum.
Menurut ketua FLAG Jose Manuel Diokno, perang anti narkoba saat ini yang dilancarkan pemerintah tidak akan menghentikan obat-obatan terlarang, kejahatan, dan korupsi, karena ini hanya akan mengakibatkan pembunuhan lebih banyak orang, terutama orang miskin.(MZ)