Mogherini Menentang Pemindahan Kedubes AS ke Al-Quds
-
Federica Mogherini
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini menentang langkah sepihak Washington memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.
Mogherini saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson menjelaskan, setiap langkah AS memindahkan kedubesnya ke Baitul Maqdis dan pengakuan resmi kota ini sebagai ibukota Israel akan sangat berbahaya dan dapat memperdalam konfrontasi di Timur Tengah.
"Setiap langkah yang dapat merusak upaya perdamaian antara Israel dan Palestina harus dihindari," papar Mogherini.
Rencana Donald Trump dan Benyamin Netanyahu untuk memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis menuai protes keras bangsa Palestina dan masyarakat internasional.
Mogherini hari Selasa saat wawancara ekslusif dengan Euro News mengatakan, organisasi ini mengingatkan kepada AS bahwa kesepakatan nuklir Iran dan Kelompok 5+1 (JCPOA) bukan milik satu atau dua negara, tapi sebuah resolusi PBB dan Eropa berhadap semua pihak tetap menghormati kesepakatan ini secara penuh.
AS selama beberapa bulan terakhir dengan klaim bahwa JCPOA hanya menguntungkan Iran, berusaha mengubah butir-butir kesepakatan nuklir dan jika mampu, negara ini ingin membatalkannya.
Dengan demikian AS ingin memasukkan isu non nuklir termasuk program rudal Iran ke perjanjian nuklir (JCPOA). (MF)