AS Ingin Tekan Korut Lewat Thailand
-
Bendera Thailand
Menjelang lawatan utusan khusus Amerika ke Thailand untuk menekan Korea Utara, Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-O-cha mengumumkan bahwa negaranya tidak memiliki hubungan perdagangan dengan Pyongyang.
IRNA Selasa (12/12) melaporkan, Prayut Chan-o-cha sebelum kunjungan utusan Amerika menyatakan, Thailand menjamin akan mengikuti resolusi PBB terkait Korea Utara.
Joseph Yun, utusan khusus AS bidang Korut rencananya pekan ini akan berkunjung ke Bangkok untuk membahas penerapan represi terhadap Korut yang disebut-sebut melanggar resolusi PBB dan meski disanksi, Pyongyang tetap melakukan uji coba rudal dan nuklir.
Sebelum kunjungan ini, pada bulan Agustus, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson juga berkunjung ke Thailand dan menyebut Bankok sebagai sekutu lama Washington di Asia dan negara ini telah banyak melakukan langkah-langkah anti Korut.
AS menyatakan bawa perusahaan Korea Utara di Thailand masih aktif dan ia meminta Bankok menutup perusahaan seperti ini.
Mengingat eskalasi tensi akibat pengembangan program rudal dan nuklir Korea Utara yang disebut-sebut dapat menjangkau Amerika, Washington meminta negara-negara Asia Timur memutus sumber finansial Pyongyang.
Korea Utara bulan lalu dilaporkan menguji coba rudal antar benua paling canggih yang dimilikinya. (MF)