Presiden Turki Wacanakan Reformasi OKI
-
Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) perlu lebih efektif dalam menangani isu-isu yang penting bagi Dunia Islam.
Berbicara kepada wartawan di Ankara seusai melakukan kunjungan ke Sudan, Chad dan Tunisia, Erdogan menuturkan, mungkin ada kebutuhan untuk mereformasi OKI ketika sebuah institusi yang lebih efektif perlu dimobilisasi untuk melindungi Al Quds. Demikian dilaporkan situs media Aksam, Turki, Jumat (29/12/2017).
Keputusan AS untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Al Quds telah memicu kemarahan umat Islam dan OKI mengadakan sidang darurat di Istanbul pada 13 Desember untuk membahas masalah tersebut.

Mengenai KTT OKI di Istanbul, Erdogan menjelaskan, tingkat kehadiran dari negara-negara Muslim cukup memuaskan, namun pejabat yang berasal dari anggota Liga Arab terlalu rendah levelnya.
Menurutnya, OKI harus menjadi kekuatan di arena internasional, seperti Gerakan Non-Blok (GNB).
"Yang perlu dilakukan sekarang adalah memikirkan dengan matang bagaimana membuat OKI menjadi lembaga yang lebih aktif dengan pengaruh internasional yang nyata," tegas Erdogan. (RM)