Pakistan Diperingatkan Soal Serangan AS ke Wilayahnya
-
Hubungan Pakistan dan AS memburuk setelah Donald Trump menuding Pakistan melindungi kelompok-kelompok teroris.
Kementerian Luar Negeri Afghanistan memperingatkan bahwa Amerika Serikat mungkin akan menyerang basis-basis aman teroris di Pakistan, jika negara itu terus mendukung militan.
Seperti dikutip Tasnimnews, Ahad (7/1/2018), Faramarz Tamanna, Direktur Jenderal Pusat Studi Strategis untuk Kemenlu Afghanistan mengatakan, jika Pakistan terus mendukung terorisme, AS kemungkinan akan meluncurkan serangan militer ke lokasi perlindungan teroris di wilayah Pakistan, menjatuhkan sanksi ekonomi dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Islamabad.
Islamabad telah lama dituduh tidak melakukan tindakan terhadap kelompok-kelompok seperti, Taliban Afghanistan dan jaringan Haqqani, yang disebut beroperasi dari basis mereka di barat laut Pakistan.
Gedung Putih mengatakan bahwa mereka akan terus menahan 255 juta dolar bantuan militer ke Pakistan, karena frustrasi mengenai apa yang disebutnya sebagai keengganan Islamabad untuk menumpas teroris.

Kemenlu Afghanistan, kembali menyeru Pakistan untuk jujur dalam bekerja sama dengan Afghanistan dalam memerangi terorisme.
"Kami berharap Pakistan memahami situasi di Afghanistan dan di kawasan, dan bekerja sama dengan jujur," kata wakil juru bicara Kemenlu Afghanistan, Sebghatullah Ahmadi.
Beberapa pengamat Afghanistan percaya bahwa tekanan jangka pendek AS terhadap Pakistan tidak akan membantu keamanan di Afghanistan, tapi justru memperumit hubungan Kabul-Islamabad, di mana akan merugikan Afghanistan. (RM)