Namanya Masuk Daftar Hitam, Tunisia Protes Uni Eropa
-
Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui.
Pemerintah Tunis menganggap pencantuman nama Tunisia dalam daftar hitam Uni Eropa sebagai tidak adil.
Kementerian Luar Negeri Tunisia dalam satu pernyataan pada Rabu (7/2/2018) mengatakan bahwa keputusan Uni Eropa tidak adil, tergesa-gesa dan sepihak.

"Karena tidak memiliki lembaga evaluasi khusus untuk itu, Uni Eropa telah mengandalkan laporan lembaga finansial pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme di Timur Tengah dan Afrika Utara, padahal Tunis secara sukarela memberikan informasi kepada lembaga itu dan menyepakati kerangka kerja dengan mereka," kata pernyataan tersebut.
Parlemen Eropa pada hari Rabu, memasukkan nama Tunisia ke dalam daftar hitam negara-negara yang berisiko tinggi terhadap pencucian uang dan pendanaan terorisme. (RM)