Gedung Putih Bantah Ketidakhadiran Wapres Trump dalam Serangan di Venezuela
Seorang juru bicara Gedung Putih menyebut laporan tentang ketidakhadiran Wakil Presiden AS selama serangan militer Washington terhadap Venezuela sebagai "menyesatkan" dan membantahnya.
Juru bicara Gedung Putih Caroline Leavitt membantah laporan New Yorker, yang menekankan bahwa Wakil Presiden AS J.D. Vance memiliki peran dalam pengambilan keputusan sejak awal operasi anti-Venezuela dan berpartisipasi dalam proses serangan melalui komunikasi yang aman.
Reaksi ini muncul setelah gambar yang dirilis oleh Presiden AS Donald Trump menunjukkan kehadiran pejabat senior AS tetapi tidak ada jejak wakil presiden.
Serangan AS terhadap Venezuela dan "pemindahan Nicolas Maduro" ke negara tersebut telah memicu reaksi internasional yang luas.(PH)