Direktur Komunikasi Gedung Putih Mengundurkan Diri
-
Hope Hicks
Sehari setelah berita statemen kontroversial direktur komunikasi Gedung Putih terkait "Kebohongan demi Maslahat", berbagai media mengkonfirmasikan kemungkinan pengunduran dirinya.
Associated Press Kamis (1/3) melaporkan, sumber terpercaya mengkonfirmasikan bahwa Direktur Komunikasi Gedung Putih, Hope Hicks dan mantan tim kampanye pilpres Donald Trump ini di depan Kongres mengakui isu kebohongan kecil dan demi maslahat.
Menurut sumber ini, Hicks di sidang Kongres tersebut mengatakan bahwa profesinya terkadang mengharuskan diri melakukan kebohongan kecil.
Mengutip sumber terpercaya, Associated Press menulis, Hicks di sidang tersebut enggan menjawab pertanyaan anggota Kongres terkait tim kampanye pemilu Trump dan Gedung Putih.
Hope adalah orang keempat yang menduduki posisi Direktur Komunikasi sejak Trump diambil sumpahnya.
Berita pengunduran diri Hope dikeluarkan sehari setelah ia diwawancara selama sembilan jam oleh Panel Gedung Putih yang menyelidiki keterlibatan Rusia di dalam pemilihan umum 2016 dan kontak antara kampanye Trump dan Rusia.
Hope, yang menduduki meja paling dekat dengan Oval Office di West Wing, telah menjadi peserta sentral atau saksi bagi setiap tonggak sejarah dan kontroversi selama kampanye Trump dan di Gedung Putih. Ia mulai bertugas di Gedung Putih sebagai direktur komunikasi strategis --posisi yang hanya sebagian memperlihatkan perannya yang lebih luas sebagai penjaga gerbang presiden ke media.
Sementara itu, Gedung Putih belum menunjukkan reaksi atas berita pengunduran diri Hicks
Media Amerika hari Rabu (28/2) juga mengkonfirmasi potensi pengunduran diri Josh Raffell, salah satu juru bicara senior Gedung Putih menyusul friksi terkait pembatasan akses Jared Kushner, penasehat senior dan menantu Trump ke data dan informasi rahasia. (MF)