Ukraina Larang Pelaksanaan Pilpres Rusia di Wilayahnya
https://parstoday.ir/id/news/world-i53501-ukraina_larang_pelaksanaan_pilpres_rusia_di_wilayahnya
Pemerintah Ukraina akan mencegah akses warga Rusia ke misi diplomatik negara itu pada hari pemungutan suara pilpres Rusia, kecuali untuk para diplomat.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 17, 2018 12:05 Asia/Jakarta
  • Pemilu presiden Rusia akan digelar pada 18 Maret 2018.
    Pemilu presiden Rusia akan digelar pada 18 Maret 2018.

Pemerintah Ukraina akan mencegah akses warga Rusia ke misi diplomatik negara itu pada hari pemungutan suara pilpres Rusia, kecuali untuk para diplomat.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengumumkan bahwa warga Rusia yang ingin memberikan hak suara pada pilpres 18 Maret, tidak akan diberikan akses ke fasilitas diplomatik Rusia di Ukraina. Demikian dilaporkan IRNA, Sabtu (17/3/2018).

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov mengatakan, Kedutaan Rusia di Kiev dan misi diplomatik mereka di kota Kharkov, Odessa dan Lvov tidak akan diizinkan untuk menempatkan kotak suara pada hari pemilihan.

"Akses ke misi diplomatik Rusia hanya akan diberikan kepada orang-orang yang menikmati status diplomatik. Orang lain dan warga Rusia tidak akan diizinkan memasuki misi diplomatik pada hari itu," tegasnya.

Menurut Avakov, keputusan ini diambil karena Rusia sebelum ini melarang pelaksanaan pilpres di Krimea, yang dianggap oleh pemerintah Ukraina sebagai bagian dari wilayahnya.

Pemerintahan pro-Barat di Kiev telah mengubah kebijakannya terhadap para tetanggannya di bagian timur dan memprioritaskan hubungan dengan Barat. (RM)