Pengamat: Misi AS di Suriah untuk Hancurkan Penentang Israel
-
Presiden Donald Trump dan PM Benjamin Netanyahu.
Dosen Universitas Cambridge dan analis politik, Rodney Shakespeare menilai ancaman serangan militer ke Suriah oleh Presiden AS sebagai upaya untuk menghancurkan para penentang Israel.
Dalam wawancara dengan wartawan IRNA di London, Kamis (12/4/2018), Shakespeare menganggap perang dengan Suriah hanya sebuah alasan untuk konfrontasi Zionis dengan para penentangnya.
"AS dikendalikan oleh lobi Zionis dan misi utamanya adalah menghancurkan setiap negara di Timur Tengah, yang memiliki kapasitas untuk melawan Israel dan menentang ekspansionismenya," tambahnya.
Menurut Shakespeare, Presiden Donald Trump adalah seorang preman dan bodoh yang menyerang Suriah bersama sekutu militannya demi mengalahkan Rusia, sekaligus memperluas perang ke Timur Jauh.
Dia berharap, jika perang pecah di Suriah, teknologi militer Rusia akan memiliki kemampuan untuk melawan serangan rudal AS, dan memberikan pelajaran bersejarah kepada petualangan Washington. (RM/PH)