AS: Akui Israel Jika Ingin Senjata Tel Aviv Dilucuti
https://parstoday.ir/id/news/world-i56106-as_akui_israel_jika_ingin_senjata_tel_aviv_dilucuti
Surat kabar Haaretz menulis hari Rabu (2/4/2018) bahwa Gedung Putih telah meminta pengakuan Israel dari negara-negara Timur Tengah sebagai prasyarat untuk negosiasi perlucutan senjata nuklir rezim Zionis.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 03, 2018 11:57 Asia/Jakarta
  • Reaktor nuklir Israel di Gurun Negev.
    Reaktor nuklir Israel di Gurun Negev.

Surat kabar Haaretz menulis hari Rabu (2/4/2018) bahwa Gedung Putih telah meminta pengakuan Israel dari negara-negara Timur Tengah sebagai prasyarat untuk negosiasi perlucutan senjata nuklir rezim Zionis.

Seperti dikutip IRNA, pemerintah AS dalam sebuah dokumen yang diserahkan ke Komite Persiapan Konferensi Evaluasi Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir yang akan diadakan pada tahun 2020, menegaskan bahwa Washington berkomitmen untuk perlucutan senjata di Timur Tengah, tetapi pada saat yang sama menekankan perlunya untuk memeriksa isu-isu politik dan keamanan lainnya.

“Wilayah Timur Tengah terus terperosok dalam ketidakpercayaan di antara negara-negara kawasan, dan pemicunya adalah ketidakstabilan, konflik bersenjata dan adu-domba dengan motif politik,” tambahnya.

Dokumen tersebut mengklaim bahwa upaya membangun kepercayaan di kawasan itu dipersulit oleh beberapa negara, yang menolak mengakui Israel, tidak mau bekerjasama dengan rezim itu sebagai sebuah negara merdeka, dan keinginan untuk mengambil langkah-langkah mengisolasi Tel Aviv.

AS juga kembali mengulangi tuduhan usang Israel terhadap Irak, Iran, Libya dan Suriah bahwa negara-negara tersebut telah mengejar program senjata nuklir dalam beberapa tahun terakhir tanpa pernah mengakuinya.

Dalam dokumen itu, AS menyoroti isu destabilisasi di Timur Tengah dan pentingnya larangan proliferasi senjata nuklir. Akan tetapi, Israel sejauh ini menolak menandatangani Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Laporan media Barat menyebutkan bahwa rezim Zionis memiliki setidaknya 80 hulu ledak nuklir, tetapi laporan lain mencatat kepemilikan setidaknya 200 hulu ledak nuklir oleh Israel. (RM)