NATO akan Kerahkan AWACS untuk Bantu Tumpas Daesh
Sekretaris Jenderal NATO mengatakan bahwa aliansi ini dapat memberi dukungan informasi kepada koalisi anti-Daesh pimpinan Amerika Serikat dengan melibatkan pesawat pengintai AWACS.
Media Rusia, Sputnik pada Kamis (7/4/2016) melaporkan, Jens Stoltenberg menuturkan bahwa NATO bisa berkontribusi kepada koalisi pimpinan AS untuk memerangi kelompok teroris Daesh dengan pesawat AWACS.
"Salah satu isu yang telah kita bahas selama kunjungan kami di Washington pekan ini, dan juga dengan Menteri Pertahanan AS Ashton Carter, adalah kemungkinan NATO menyediakan pesawat pengintai AWACS," jelas Stoltenberg dalam konferensi Dewan Atlantik.
Peringatan Dini Udara dan Sistem Kontrol (AWACS) adalah sebuah pesawat dengan sistem radar yang dapat mendeteksi target pada jarak jauh.
NATO secara resmi tidak terlibat dalam kampanye militer terhadap Daesh, tetapi masing-masing anggota, termasuk AS, Perancis dan Turki, berkontribusi terhadap upaya memerangi teroris Daesh di Suriah dan Irak.
Stoltenberg mengunjungi Washington selama seminggu terakhir dan mengadakan pertemuan dengan Presiden Barack Obama serta Menhan Carter.
Kunjungan tersebut berlangsung sebelum KTT NATO di Warsawa, Polandia pada Juli mendatang. (RM)