AS Memperpanjang Sanksi Terhadap Korea Utara
-
Amerika dan Korea Utara
Presiden Amerika Serikat memperpanjang sanksi terhadap Pyongyang selama setahun, sekalipun telah melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara dan menandatangani nota kesepakatan dengannya.
Menurut laporan IRNA, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat hari Jumat (22/6) dalam memo kepada Kongres menyebut Korea Utara sebagai "ancaman luar biasa" atas negaranya dan memperpanjang sanksi terhadap Pyongyang setahun lagi.
Sesuai dengan perintah yang ditandatangani Trump hari Jumat, kondisi nasional luar biasa diterapkan terhadap Korut dan sanksi ketat ekonomi anti-Pyongyang akan diperpanjang setahun lagi.
Perpanjangan sanksi Korut ini ditetapkan ketika sebelumnya Trump menyatakan bahwa pertemuannya dengan Kim Jong-un, Pemimpin Korea Utara pada 12 Juni di Singapura berhasil mengakhiri ancaman nuklir Pyongyang terhadap Amerika Serikat.
Kim Jong-un dan Donald Trump dalam pertemuan ini menandatangani dokumen yang mewajibkan Pyongyang melakukan pelucutan senjata penuh dan Amerika berjanji memberikan jaminan keamanan bagi Korut.
Amerika Serikat selalu berusaha mencitrakan Korut sebagai ancaman bagi dunia, padahal Washington sendiri faktor utama ketegangan di Semenanjung Korea dan ancaman bagi dunia.