Abdullah Meminta Warga Afghanistan Suarakan Perdamaian
-
Kepala Eksekutif Pemerintah Afghanistan Abdullah Abdullah.
Kepala Eksekutif Pemerintah Afghanistan Abdullah Abdullah, mengatakan semua warga Afghanistan harus meningkatkan suara mereka untuk perdamaian.
Seperti dilansir Afghan Voice Agency (AVA), Abdullah pada hari Selasa (31/7/2018) menyatakan bahwa ketidakamanan tidak akan berkurang selama rakyat Afghanistan tidak bersatu untuk perdamaian dan mengakhiri perang.
“Warga menderita akibat perang dan kekerasan. Pesan perdamaian harus diperluas. Damai adalah tuntutan dan keinginan setiap orang,” tegasnya.
Abdullah mencatat pemerintah persatuan nasional Afghanistan berkomitmen untuk memenuhi tuntutan untuk perdamaian dengan cara apapun.
Sebelum ini, sejumlah anggota parlemen Afghanistan mendesak pemerintah untuk melakukan upaya serius dalam mengakhiri perang.
Saat ini, ada sekitar 19.000 tentara asing termasuk 16.000 tentara Amerika Serikat di Afghanistan.
Kehadiran militer AS di negara itu sejak tahun 2001 dengan dalih memerangi terorisme, tidak membawa kemajuan apapun selain kematian ribuan warga sipil dan kehancuran infrastruktur Afghanistan. (RM)