Jerman Dukung Kegiatan Perusahaannya di Iran
-
Perusahaan-perusahaan Jerman ingin bertahan di Iran.
Kementerian Ekonomi dan Energi Jerman menganggap sanksi Amerika Serikat terhadap Iran bertentangan dengan hukum internasional.
Seperti dilansir Sputniknews, juru bicara Kementerian Ekonomi dan Energi Jerman, Tanja Alemany dalam konferensi pers di Berlin, Senin (13/8/2018) mengatakan pelaksanaan kesepakatan nuklir dan penghapusan sanksi nuklir Iran memiliki pencapaian yang positif.
"Jerman mengambil sikap yang sejalan dengan Uni Eropa. Seperti yang disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini, semua peserta kesepakatan nuklir secara efektif harus tetap membuka jaringan finansial untuk Iran," tambahnya.
Alemany menekankan dukungan Berlin terhadap perusahaan-perusahaan Jerman yang beroperasi di Iran.
"Situs Organisasi Perdagangan dan Investasi Jerman telah menyediakan petunjuk lengkap kepada perusahaan yang melakukan aktivitas di Iran dengan memperhatikan undang-undang pemblokiran," jelasnya.
Pemerintah Berlin, lanjut Alemany, juga mendukung perusahaan Jerman dalam bentuk asuransi ekspor Hermes dan pelayanan asuransi Jerman untuk pasar Iran masih tetap berjalan.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Jerman, Rainer Breul juga mengatakan Berlin sedang mencari cara-cara baru sehingga Tehran bisa memperoleh keuntungan dari kesepakatan nuklir. (RM)