Yousri: Bahkan Sebagian Wilayah Timur Saudi Milik Mesir
Mantan Direktur Departemen urusan Kesepakatan Internasional, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan, bukan hanya pulau Tiran dan Sanafir, bahkan sejumlah besar wilayah di Timur Laut Arab Saudi adalah milik Mesir.
Tasnim News (15/4) melaporkan, Ibrahim Yousri, kepada surat kabar Rai Al Youm menuturkan, berdasarkan peta Usmani, wilayah Arab sebelum kesepakatan pembagian wilayah Sykes Picot, selain Tiran dan Sanafir, hak kepemilikan atas bagian besar wilayah Timur Laut Saudi, diberikan kepada Mesir.
Ibrahim Yousri menambahkan, krisis antara Mesir dan Saudi muncul karena adanya penyalahgunaan manajemen di masing-masing negara.
Ia mengakui, sejumlah pejabat Mesir dan beberapa media negara itu mengecam hak kepemilikan Saudi atas pulau Tiran dan Sanafir, dan menyebutnya sebagai langkah yang tidak politis dan diplomatis.
Yousri juga memprotes kebijakan luar negeri beberapa negara Arab yang dianggapnya masih kelas pemula dan lebih dekat pada kebijakan etnis.
Ia juga menyinggung soal konflik batas wilayah antara Mesir dan Sudan. Penyelesaian konflik, katanya, baik terkait pulau Sanafir dan Tiran, atau Halayeb dan Shalateen, harus merujuk ke Pengadilan Arbitrase Internasional.
Pemerintah Mesir baru-baru ini menyerahkan kepemilikan pulau Tiran dan Sanafir kepada Saudi.
Kairo mengumumkan, kesepakatan penentuan batas wilayah laut dengan Saudi menunjukkan bahwa kedua pulau itu berada di Laut Merah di dalam wilayah Saudi. (HS)