Perancis-Inggris Desak Pertemuan DK-PBB untuk Bahas Iran
-
Dewan Keamanan PBB.
Perancis dan Inggris meminta pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB setelah Amerika Serikat mengklaim bahwa Iran melakukan uji coba rudal jarak menengah pekan lalu.
Pertemuan itu, seperti dilansir AFP, diharapkan akan digelar pada hari Selasa (4/12/2018) waktu New York.
Sebelum ini, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengklaim bahwa Iran baru-baru ini menguji coba rudal balistik jarak menengah yang mampu membawa berbagai jenis hulu ledak.
"Uji coba ini melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB," ujarnya tanpa memberikan bukti apapun.
Perancis dan Inggris kemudian mengikuti langkah AS dan menyebut uji coba tersebut melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan mengenai kesepakatan nuklir Iran.
Propaganda ini dilakukan ketika juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Nabila Massrali sebelum ini mengatakan uji coba rudal Iran tidak melanggar kesepakatan nuklir.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif via akun Twitter-nya pada hari Minggu menulis, "AS menuduh Iran melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan ketika mereka sendiri telah melanggarnya dan bahkan mengancam akan menghukum pihak yang mematuhi resolusi tersebut."
Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyatakan resolusi 2231 hanya melarang Iran dari uji coba rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir, sementara rudal-rudal Iran tidak dirancang untuk hulu ledak nuklir. (RM)