Twitter Mengaku Tutup Akun Hamas dan Hizbullah atas Perintah Israel
-
twitter
Twitter menutup 20 akun milik gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas dan Hizbullah Lebanon atas permintaan rezim Zionis Israel.
Tasnim News (23/12/2018) melaporkan, pada pertengahan tahun 2018, Twitter juga menutup 20 akun tokoh senior Hamas dan Hizbullah termasuk pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, Rawhi Mushtaha dan Yahya Al Sinwar.
Keputusan itu diambil oleh Twitter setelah menerima surat resmi dari Departemen Kejahatan Cyber, Kementerian Keadilan Israel pada 26 Juni 2018 yang meminta agar Twitter menutup akun-akun itu secara permanen.
Dalam surat yang dipublikasikan Time of Israel kemarin, Sabtu (22/12) disebutkan, berdasarkan Pasal 24 UU Kontra Terorisme Israel, mamfasilitasi atau membantu organisasi teror juga termasuk pelanggaran hukum. (HS)