Rusia: Kelanjutan Iran di Suriah Bergantung pada Damascus dan Terhran
-
Jubir Kemenlu Rusia Maria Zakharova
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menyatakan, keberadaan penasihat militer Republik Islam Iran di Suriah adalah isu yang berkaitan dengan Damaskus dan Tehran.
Seperti dilaporkan IRNA Jumat (28/12), Maria Zakharova di jumpa pers mingguannya merespon statemen dan klaim terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu soal kehadiran Iran di Suriah. Ia mengatakan, Suriah tuan rumah penasihat militer Iran dan keputusan terkait masalah ini di setiap negara diambil oleh tuan rumah.
Jubir Kemenlu Rusia menjelaskan, Suriah negara independen dan berhak mengambil keputusan terkait kehadiran penasihat militer negara lain.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pendekatan intervensif di Suriah yang bertumpu pada dukungan terhadap teroris berulang kali menuntut penarikan penasihat militer Iran dari Suriah.
Zakharova seraya menjelaskan bahwa berlanjutnya proses dialog damai Astana sangat menguntungkan Suriah mengungkapkan, Iran, Rusia dan Turki mendukung dialog Astana.
Ia juga menjelaskan bahwa di koridor perundingan damai Astana telah diraih hasil yang memuaskan. "Proses dialog Astana merupakan peluang bagi persiapan pembentukan Komite Konstitusi Suriah," papar Zakharova. (MF)