Jeffrey: 400 Serdadu AS masih akan Ditempatkan di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i68730-jeffrey_400_serdadu_as_masih_akan_ditempatkan_di_suriah
James Jeffrey, utusan khusus AS untuk Suriah Senin (25/3) menyatakan, sebanyak 400 serdadu negara ini dan dalam kondisi terbatas masih akan ditempatkan di Suriah.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 26, 2019 10:59 Asia/Jakarta
  • James Jeffrey, utusan khusus AS untuk Suriah
    James Jeffrey, utusan khusus AS untuk Suriah

James Jeffrey, utusan khusus AS untuk Suriah Senin (25/3) menyatakan, sebanyak 400 serdadu negara ini dan dalam kondisi terbatas masih akan ditempatkan di Suriah.

Seperti dilaporkan IRIB, James Jeffrey mengingatkan, 400 serdadu ini akan ditempatkan di dua lokasi, salah satunya di utara Suriah dan lainnya di pangkalan militer AS di al-Tanf (perbatasan Suriah-Irak).

Tentara Amerika

"Washington tengah bekerja sama dengan Ankara untuk membentuk zona aman sepanjang perbatasan Suriah dengan Turki," papar Jeffrey.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhir Januari lalu menyatakan, Presiden AS Donald Trump mengusulkan pembentukan sebuah zona penyangga sepanjang 30 km di utara Suriah.

Washington dan Ankara mengumumkan, zona penyangga di utara Suriah dibentuk untuk menyelamatkan warga sipil dan menjauhkan kelompok teroris dari perbatasan Turki, namun para pengamat meyakini bahwa tujuan utamanya adalah menyelamatkan para teroris.

Damaskus mengecam keputusan AS dan Turki untuk membentuk zona penyangga di wilayan utara negara ini.

Amerika dengan dalih memerangi kelompok teroris, secara ilegal dan tanpa ijin pemerintah Damaskus menempatkan pasukannya di negara ini.

Kehadiran ilegal AS di Suriah dengan dalih memerangi terorisme terjadi ketika menurut pengakuan Trump, Washington faktor utama terbentuknya kelompok teroris termasuk Daesh (ISIS).

Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan AS, Arab Saudi dan sekutunya untuk mengubah kontelasi kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel.

Militer Suriah baru-baru ini berhasil mengakhir keberadaan kelompok teroris Daesh dengan bantuan penasihat Republik Islam Iran. Sementara itu, kelompok teroris lainnya tengah menuju kehancuran. (MF)