Turki dan Qatar Tolak Keputusan Trump soal Pasdaran Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i69140-turki_dan_qatar_tolak_keputusan_trump_soal_pasdaran_iran
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengkritik keputusan Amerika Serikat memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam daftar organisasi teroris.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 10, 2019 07:33 Asia/Jakarta
  • Menlu Turki dan Qatar dalam konferensi pers di Ankara.
    Menlu Turki dan Qatar dalam konferensi pers di Ankara.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengkritik keputusan Amerika Serikat memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam daftar organisasi teroris.

Berbicara pada konferensi pers bersama Menlu Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Ankara, Selasa (9/4/2019), Cavusoglu mengatakan tindakan AS terhadap Pasdaran Iran sama sekali tidak dapat diterima.

"Sebuah negara tidak dapat menyatakan pasukan bersenjata negara lain sebagai organisasi teroris. Kami tidak mendukung keputusan sepihak ini," tegasnya.

Menurut Cavusoglu, keputusan AS merupakan langkah di luar hukum internasional yang akan memicu ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan.

Soal sanksi sepihak AS terhadap Iran, menlu Turki menuturkan Ankara sudah sering menyampaikan kepada Washington bahwa sanksi anti-Iran bukan tindakan yang tepat.

Sementara itu, Mohammed Al Thani juga mengkritik keputusan AS terhadap Pasdaran Iran dan mengatakan bahwa ketidaksetujuan dengan tentara negara lain, tidak boleh diselesaikan lewat sanksi.

Republik Islam Iran, tegasnya, memainkan peran penting di kawasan.

Presiden Donald Trump dalam sebuah statemen Senin lalu, menempatkan nama Pasdaran dalam daftar organisasi teroris internasional.

Pasukan Pasdaran Iran memainkan peran utama dalam menumpas teroris dukungan AS di kawasan. Tindakan Pasdaran menumpas teroris di Irak dan Suriah membuat pemerintah AS tidak nyaman. (RM)