Mantan Direktur CIA: Tak Bisa Ditekan, Ada Budaya Perlawanan di Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i70894-mantan_direktur_cia_tak_bisa_ditekan_ada_budaya_perlawanan_di_iran
Mantan direktur badan intelijen Amerika Serikat, CIA memprotes kebijakan anti-Iran yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump, dan ia percaya tekanan terhadap Tehran tidak akan membuahkan hasil karena di Iran ada budaya perlawanan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 09, 2019 12:17 Asia/Jakarta
  • John Brennan
    John Brennan

Mantan direktur badan intelijen Amerika Serikat, CIA memprotes kebijakan anti-Iran yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump, dan ia percaya tekanan terhadap Tehran tidak akan membuahkan hasil karena di Iran ada budaya perlawanan.

Saat diwawancarai The Irish Times, Sabtu (8/6/2019), mantan direktur CIA, John Brennan mengatakan, Amerika telah melakukan kuldesak terhadap Iran dengan menekan rezim, Gedung Putih keliru karena menyangka mereka akan berubah, ada budaya perlawanan di Iran.

Brennan menambahkan, karena Amerika keluar dari kesepakatan nuklir Iran, menyebut Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, IRGC sebagai organisasi teroris, memperketat sanksi Iran dan memaksa Eropa melanggar komitmen, maka terbangun persepsi di tengah masyarakat Iran bahwa pemerintahan Trump akan menggulingkan Republik Islam Iran.

Mantan direktur CIA itu menyebut Penasihat Keamanan Gedung Putih, John Bolton dan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, "Fanatik Iran". (HS)