Trump Dinilai Terlalu Percaya Diri Hadapi Iran
-
Presiden Donald Trump di Gedung Putih.
Majalah Foreign Policy Amerika dalam sebuah artikelnya menulis, Presiden Donald Trump berpikir Iran akan tunduk di hadapannya, tetapi Iran bukan negara yang akan menyerah.
Foreign Policy, seperti dikutip kantor berita IRIB, Ahad (30/6/2019) menganggap sikap egois Trump sebagai pemicu krisis dalam kebijakan luar negeri AS dan menambahkan, Tehran tidak akan tunduk di hadapan tekanan Washington.
"Presiden Iran Hassan Rouhani mungkin terlalu keras ketika baru-baru ini menyebut Gedung Putih mengalami cacat mental, tetapi Anda bisa memahami mengapa ia menggunakan retorika seperti itu," tulisnya.
Menurut Foreign Policy, Trump terlalu yakin bahwa jika ia keluar dari perjanjian nuklir dengan Iran, ia dapat memaksa Iran menyerah, tetapi ia benar-benar bingung ketika mendengar jawaban Tehran.
"Para pembantu Trump yang telah mendorongnya keluar dari JCPOA, benar-benar siap menyeret Iran untuk memulai perang dengan AS dan kemudian mereka akan menyalahkan Tehran," kata artikel Foreign Policy.
"Trump berpikir Iran juga akan tunduk sama seperti Meksiko, namun Iran tidak tunduk dan bisa dipastikan bahwa mereka juga tidak akan menyerah di masa depan," tandasnya. (RM)