Trump kembali Veto Keputusan DPR Larang Penjualan Senjata ke Arab Saudi
https://parstoday.ir/id/news/world-i72202-trump_kembali_veto_keputusan_dpr_larang_penjualan_senjata_ke_arab_saudi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Rabu malam (24/07) menveto tiga resolusi Kongres negara ini yang menuntut pencegahan penjualan senjata kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Jul 25, 2019 06:22 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Rabu malam (24/07) menveto tiga resolusi Kongres negara ini yang menuntut pencegahan penjualan senjata kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Seperti dilaporkan IRNA, Kongres Amerika membutuhkan dua pertiga suara untuk membatalkan veto Trump, dan mengingat dukungan sejumlah kubu Republik terhadap kebijakan luar negeri Trump terkait Arab Saudi, kecil kemungkinan suara ini dapat diraih.

Sebelumnya pemerintahan Trump dengan alasan eskalasi tensi dengan Iran seraya mengumumkan kondisi darurat, menginformasikan kepada komisi Kongres atas rencana mereka menjual peralatan militer kepada Arab Saudi dan UEA senilai lebih dari delapan miliar dolar.

Dengan mengumumkan kondisi darurat nasional, presiden Amerika dapat mengabaikan butir di undang-undang kontrol senajta dan menjual senjata tanpa persetujuan Kongres.

Ini merupakan veto kedua Trump dalam mendukung kejahatan koalisi Arab Saudi di Yaman.

Trump pada Selasa 16 April lalu juga menveto keputusan DPR yang menuntut dihentikannya dukungan militer Amerika terhadap koalisi Arab Saudi di perang Yaman.

Trump sampai saat ini berulang kali mendukung penjualan senjata kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Amerika sejak awal agresi militer Arab Saudi ke Yaman pada Maret 2015 mendukung koalisi Arab ini dengan memberi bantuan intelijeb dan penjualan senjata kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Serangan koalisi Arab pimpinan Riyadh ke Yaman sampai saat ini menewaskan lebih dari 16 ribu orang, menciderai puluhan ribu lainnya, merusak infrastruktur Yaman, memicu penyebaran wabah kolera, menciptakan pengangguran serta memaksa jutaan orang mengungsi. (MF)