Washington Post: AS Perpanjang Pengecualian Sanksi Iran
-
kabinet Donald Trump
Surat kabar Amerika Serikat menulis, Menteri Keuangan Amerika berhasil meyakinkan Presiden Donald Trump untuk memperpanjang pengecualian sanksi nuklir Iran.
Fars News (31/7/2019) melaporkan, Washington Post mengabarkan kemungkinan diperpanjangnya pengecualian sanksi nuklir Iran.
Washington Post menulis, setelah terlibat dalam konflik politik internal, pemerintah Trump bermaksud kembali memperpanjang pengecualian sanksi nuklir Iran akhir pekan ini. Masalah ini menciptakan ketegangan di antara anggota kabinet Trump karena dianggap bertolak belakang dengan kebijakan tekanan maksimal terhadap Iran.
Dalam rapat kabinet minggu lalu, Trump mendukung Menteri Keuangan Amerika, Steven Mnuchin, namun Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan Nasional, John Bolton menentangnya.
Enam pejabat Amerika dalam rapat itu mengatakan, Mnuchin kepada Trump mengatakan, jika Anda tidak memperpanjang pengecualian sanksi Iran, maka Amerika harus menjatuhkan sanksi pada Rusia, Cina dan perusahaan-perusahaan Eropa yang terlibat dalam proyek JCPOA Iran.
Sebelumnya Departemen Keuangan Amerika telah memperpanjang pengecualian sanksi nuklir Iran pada bulan Mei 2019 kecuali untuk dua kasus, dan diperkirakan akan kembali memperpanjang pengecualian sanksi ini untuk 90 hari ke depan. (HS)