Menhan Perancis Kritik Pengobaran Tensi AS di Teluk Persia
-
Florence Parly
Menteri Pertahanan Perancis seraya mengkritik langkah-langkah Amerika Serikat di Teluk Persia mengkonfirmasi kerja sama Paris, Berlin dan London terkait masalah ini.
Seperti diwartakan Kantor Berita AFP, Menhan Perancis Florence Parly mengatakan, Paris, Berlin dan London berencana melakukan koordinasi dan berbagi informasi untuk memperkuat pelayaran di Teluk Persia, namun mereka tidak akan mengirim peralatan militer lebih banyak ke kawasan ini.
Di sisi lain, Berlin sebelumnya menolak bergabung dengan kampanye AS "represi maksimum" terhadap Iran.
Menteri Keuangan dan wakil Kanselir Jerman, Olaf Scholz pekan lalu juga menekankan upaya seluruh pihak untuk meredam pengobaran tensi AS di kawasan Teluk Persia.
Amerika selama beberapa bulan terakhir dengan tujuan menekan Republik Islam Iran, meningkatkan kehadiran militernya di Teluk Persia dan bersama sekutunya seperti Inggris, mulai melancarkan aksi provokatif.
Menyusul penahanan kapal tanker Inggris karena melanggar peraturan internasional di Selat Hormuz, Republik Islam Iran seraya menolak dakwaan Washington dan London terkait kebebasan pelayaran di Teluk Persia menyatakan, tanggung jawab utama menjaga kawasan ini berada di tangan Iran dan negara-negara tetangga serta tidak akan mengijinkan pihak lain mengobarkan instabilitas. (MF)