Komisi Eropa Kritik Pendekatan PM Inggris soal Brexit
-
Boris Johnson, PM Inggris
Ketua Komisi Eropa mengatakan, perdana menteri Inggris sepertinya ingin menyelesaikan Brexit dengan alasan isu politik dalam negeri.
Menurut laporan Young Journalists Club (YJC), Donald Tusk Jumat (30/08) menambahkan, PM Inggris Boris Johnson mungkin saja memutuskan untuk menyelesaikan keluarnya negara ini dari Uni Eropa dengan seluruh biaya hanya karena isu politik dalam negeri.
"Kendala politik utama dengan Brexit adalah kondisi dalam negeri Inggris, dan kami semuanya menjadi korban kebijakan dalam negeri London," papar Donald Tusk.
Tusk menjelaskan, hal ini tidak dapat ditolak bahwa Boris Johnson ingin menjalankan Brexit dengan seluruh biayanya hanya karena kepentingan dalam negeri.
PM Inggris di statemen terbarunya hari Jumat memperingatkan setiap upaya untuk menghentikan Brexit.
Keputusan Johnson untuk meliburkan majelis rendah Inggris selama lima pekan telah membangkitkan kemarahan anggota parlemen.
Johnson hari Rabu meminta Ratu Inggris menangguhkan sidang parlemen hingga 14 Oktober dan permintaan tersebut disetujui sang ratu.
Dengan demikian anggota majelis rendah tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengambil keputusan pencegahan terkait Brexit.
Johnson berjanji Inggris akan keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober, baik itu dengan kesepakatan atau tidak. (MF)