Klaim Berulang Pompeo: Iran Pendukung Terorisme
-
Mike Pompeo
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo Jumat (15/11) kembali mengulang klaim palsu anti Iran.
Menurut laporan FNA, Pompeo dalam sebuah statemennya menuding Iran menudukung terorisme dan mengklaim Tehran faktor utama instabilitas di kawasan Asia Barat.
Pompeo di akun twitternya juga mengkonfirmasi pertemuan dirinya dengan menlu Perancis dan menyatakan akan berunding dengan Jean Yves Le Drian terkait berbagai isu termasuk Iran.
Menlu Amerika Kamis (14/11) di Washington juga bertemu dengan sejawatnya dari Arab Saudi, Faisal bin Farhan membahas isu Iran.
Pompeo usai pertemuan ini mengatakan, Amerika dan Arab Saudi berusaha untuk melawan Republik Islam Iran.
Usai pertemuan ini, Pompeo juga menuding Republik Islam Iran mendukung terorisme dan melakukan aksi-aksi destruktif di kawasan serta dunia.
Amerika setelah keluar secara ilegal dari kesepakatan nuklir JCPOA mulai melancarkan kampanye besar-besaran untuk menekan Iran.
Trump 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Iran.
Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Republik Islam Iran sebagai salah satu anggota front muqawama memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Israel dan Arab Saudi di kawasan.
Iran untuk memerangi kelompok teroris dukungan AS dan sekutunya di Irak dan Suriah, atas permintaan resmi pemerintah negara tersebut memberi bantuan konsultasi dan penasehat. Langkah Iran tersebut tidak selaras dengan keinginan Amerika dan sekutunya. (MF)