Erdogan pada Macron; Jangan-jangan Anda yang Mati Otak
-
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki membalas statemen pedas sejawatnya dari Perancis yang mengkritik kebijakan Ankara terkait Suriah.
Fars News (30/11/2019) melaporkan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyebut Presiden Perancis, Emmanuel Macron mengalami mati otak.
Sebelumnya Macron memprotes operasi militer Turki di utara Suriah dan menyebut Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO sudah mati otak.
Sebagaimana diberitakan Russia Today, Erdogan dalam pidatonya hari Jumat (28/11) di Istanbul mengkritik statemen Macron yang mengatakan NATO tidak boleh ikut mendukung langkah militer provokatif Turki di utara Suriah.
Menurut Presiden Turki, Perancis sama sekali tidak berhak mengkritik operasi militer Ankara di utara Suriah atau secara umum menyampaikan asumsinya terkait kondisi NATO.
"Pertama-tama periksa terlebih dahulu apakah Anda sendiri tidak mengalami mati otak. Tidak ada orang yang menuduh pihak lain mati otak kecuali dirinya juga mengalami hal yang sama," tegas Erdogan.
Presiden Perancis juga menilai operasi militer Turki di utara Suriah sebagai dukungan terhadap terorisme. (HS)