AS Turunkan Aktivitas Diplomatiknya di Irak
-
Pompeo
Pemerintah Amerika secara resmi mengumumkan penurunan drastis aktivitas diplomatiknya di Irak.
Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo di suratnya kepada DPR negara ini. Demikian dilaporkan laman, Foreign Policy.
Seraya bersandar pada surat ini, Foreign Policy menulis, Pompeo di suratnya kepada komisi hubungan luar negeri Senat, menjelaskan perincian program penarikan sejumlah besar diplomat Amerika dari Irak.
Berdasarkan surat ini, hingga akhir 2020 jumlah staf di kedubes AS di Baghdad, pusat dukungan diplomatik dan konsulat negara ini di Arbil turun sebesar 28 persen dari 486 orang menjadi 349 orang.
Pompeo di suratnya kepada Jemes Risch, ketua komisi hubungan luar negeri Senat mengklaim, AS meski mengurangi diplomatnya di Irak tetap mampu meraih tujuannya dan program pengawasan dijalankan dengan baik.
Pompeo awal tahun 2019 dengan dalih adanya ancaman dari Iran, menginstruksikan penarikan pasukan yang tak dibutuhkan dari pusat diplomatik AS di Irak. (MF)