Inggris Tolak Mendukung Aneksasi Israel di Tepi Barat
-
Ilustrasi pemukiman ilegal Zionis di tanah Palestina.
Inggris tidak akan mendukung rencana Israel menganeksasi daerah-daerah di Tepi Barat ke dalam wilayah pendudukan.
Seperti dikutip laman Farsnews, seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Inggris, James Cleverly dalam pertemuan di parlemen, Senin (11/5/2020) mengatakan, London menolak mendukung aneksasi daerah-daerah di Tepi Barat oleh Tel Aviv, karena ini akan mempersulit pencapaian solusi atas konflik Palestina-Israel.
Pada 20 April, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan rival politiknya, Benny Gantz, mencapai kesepakatan koalisi yang memungkinkan rezim Zionis untuk memulai aneksasi Tepi Barat berdasarkan Kesepakatan Abad, yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu, juru bicara Uni Eropa Peter Stano pada Senin kemarin, mengatakan jika rezim Zionis melanjutkan aneksasi ilegal Tepi Barat, Uni Eropa akan mengambil tindakan.
"Aneksasi tidak sejalan dengan hukum internasional. Jika terus berjalan, Uni Eropa akan mengambil tindakan yang sesuai," tegasnya.
Sekjen PBB Antonio Guterres juga memperingatkan Israel tentang upayanya untuk memperluas pemukiman Zionis di tanah Palestina.
Seluruh pemukiman Zionis adalah ilegal berdasarkan hukum internasional. (RM)