AS Belum bisa Meredam Kemarahan Melihat Satelit Iran di Luar Angkasa
https://parstoday.ir/id/news/world-i81309-as_belum_bisa_meredam_kemarahan_melihat_satelit_iran_di_luar_angkasa
Perwakilan Tetap AS untuk PBB, menyebut peluncuran satelit oleh Iran telah melanggar resolusi Dewan Keamanan.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 14, 2020 13:33 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi peluncuran satelit Nour oleh IRGC Iran.
    Ilustrasi peluncuran satelit Nour oleh IRGC Iran.

Perwakilan Tetap AS untuk PBB, menyebut peluncuran satelit oleh Iran telah melanggar resolusi Dewan Keamanan.

Seperti dilansir The Associated Press, AS menuduh Iran melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB yang menyetujui perjanjian nuklir JCPOA, dengan meluncurkan satelit Nour pada April lalu, dan Iran terus melanggar embargo senjata PBB.

Perwakilan Tetap AS untuk PBB, menyampaikan klaim itu dalam pertemuan informal para pakar dari komite Dewan Keamanan, yang memantau pelaksanaan resolusi tersebut.

"Resolusi PBB melarang Iran dari melakukan kegiatan apapun yang berkaitan dengan rudal balistik, yang dirancang untuk dapat membawa hulu ledak nuklir," kata para diplomat AS dalam pertemuan yang digelar hari Rabu (13/5/2020).

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada 22 April lalu, sukses meluncurkan satelit militer pertama Iran untuk kepentingan pertahanan. Satelit Nour diterbangkan dengan roket peluncur tiga tahap, Qased dan mengorbit bumi pada ketinggian 425 kilometer.

Iran menekankan bahwa program antariksanya sama sekali berbeda dengan klaim AS, yang menuding Tehran mengembangkan rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

AS dan sekutunya melakukan propaganda dengan tujuan meremehkan prestasi Iran di bidang sains dan teknologi serta mengesankannya sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan. (RM)