Rusia Tanggapi Sanksi Baru Amerika terhadap Suriah
-
Salah satu sudut kota Damaskus, Suriah.
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Rabu (17/6/2020) malam, mengecam sanksi baru Amerika Serikat terhadap Suriah.
Kemenlu Rusia, seperti dikutip Farsnews, menyatakan sanksi tersebut tidak akan memengaruhi kerja sama Moskow dan Damaskus.
AS melalui undang-undang yang disebut Caesar Act, telah menjatuhkan sanksi terhadap 39 individu dan entitas yang terkait dengan Suriah. Kongres AS menyetujui Caesar Act pada Desember 2019 dan resmi berlaku pada Rabu kemarin.
Melalui Caesar Act, AS akan meningkatkan sanksi terhadap pejabat dan lembaga-lembaga pemerintah Suriah. Washington juga menargetkan sekutu Suriah yang terlibat dalam proyek rekonstruksi negara itu.
Krisis Suriah dimulai pada 2011 setelah kelompok-kelompok teroris yang didukung Arab Saudi, Amerika, dan sekutunya membuat kekacauan di negara tersebut.
Para pejabat Damaskus selalu menekankan bahwa kehadiran militer AS di Suriah adalah ilegal dan merupakan aksi pendudukan yang bertujuan menjarah sumber daya Suriah. (RM)