Paus Memprotes Pemaksaan Demokrasi Barat di Irak dan Libya
https://parstoday.ir/id/news/world-i9292-paus_memprotes_pemaksaan_demokrasi_barat_di_irak_dan_libya
Pemimpin umat Katolik dunia memprotes upaya memaksakan demokrasi Barat kepada Irak dan Libya tanpa menghormati budaya politik negara tersebut.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 17, 2016 19:02 Asia/Jakarta
  • Paus Memprotes Pemaksaan Demokrasi Barat di Irak dan Libya

Pemimpin umat Katolik dunia memprotes upaya memaksakan demokrasi Barat kepada Irak dan Libya tanpa menghormati budaya politik negara tersebut.

ISNA (17/5) melaporkan, Paus Fransiskus mengatakan, masalah ini harus diperhatikan bahwa model demokrasi yang dipakai di negara-negara yang memiliki struktur etnis seperti Irak dan Libya, melampaui jangkauan Barat.

Paus menambahkan, demokrasi tidak akan menciptakan pembangunan dan kemajuan di negara-negara ini, kecuali jika budaya politik mereka diperhatikan.

Pemimpin umat Katolik dunia itu juga memprotes negara-negara Eropa dalam menangani masalah pengungsi.

Ia menuturkan, Eropa harus merangkul para pengungsi dalam masyarakat mereka dengan lebih baik dari sebelumnya, dalam hal ini terpilihnya seorang Muslim menjadi walikota London, merupakan contoh yang sangat baik.

Paus menambahkan, menelantarkan para pengungsi bukanlah tindakan yang benar, masalah ini dapat menyimpangkan arah perang melawan terorisme ke jalur yang salah.

Paus Fransiskus juga menyinggung aksi teror Brussels yang menewaskan 32 orang.

"Para pelaku teror itu adalah orang Belgia sendiri dan mereka adalah anak-anak para pengungsi yang ditelantarkan," ujarnya.

Paus Fransiskus kerap memprotes "kolonialisme budaya" yang terjadi akibat pemaksaan nilai-nilai yang dianut Barat bagi pembangunan negara-negara dunia lain. (HS)